Kediri – Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas lulusan melalui pelaksanaan Ujian Komprehensif yang dijadwalkan berlangsung mulai 20 April hingga 12 Mei 2026. Ujian kompre dilaksanakan setiap hari Senin dan Selasa, mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB, sebagai bagian dari tahapan akademik yang wajib diikuti mahasiswa sebelum menempuh ujian skripsi.
Ujian komprehensif menjadi salah satu instrumen penting kampus dalam memastikan mahasiswa memiliki kompetensi akademik, wawasan keislaman, serta kesiapan intelektual sebelum dinyatakan lulus. Melalui ujian komprehensif, mahasiswa tidak hanya diuji dalam aspek teoritis, tetapi juga kemampuan praktik keagamaan dan tradisi keilmuan pesantren yang menjadi ciri khas UIT Lirboyo Kediri.
Rektor UIT Lirboyo Kediri, KH. Dr. Reza Ahmad Zahid, melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. A. Jauhar Fuad, menyampaikan bahwa ujian komprehensif merupakan bagian strategis dalam penguatan mutu akademik sekaligus penguatan karakter lulusan.
“Ujian komprehensif tahun ini menggunakan format baru dengan menambahkan Computer Based Test bukan sekadar syarat administratif menuju ujian skripsi, tetapi menjadi sarana evaluasi menyeluruh atas kesiapan mahasiswa sebagai calon lulusan. Kampus ingin memastikan bahwa lulusan UIT tidak hanya menguasai teori keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi keagamaan, tradisi akademik, serta integritas moral yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kampus terus berupaya menghadirkan sistem evaluasi yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan identitas pesantren yang menjadi fondasi universitas.
Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. H. Abd. Halim Mustofa, M.HI, juga menegaskan bahwa ujian komprehensif merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu internal kampus dalam memastikan capaian pembelajaran lulusan berjalan sesuai standar.
“Melalui ujian komprehensif, universitas dapat mengukur sejauh mana mahasiswa telah mencapai kompetensi yang ditetapkan. Ini adalah bentuk penguatan mutu lulusan agar mereka benar-benar siap menghadapi dunia akademik lanjutan maupun tantangan di masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa evaluasi lulusan harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman.
Dalam pelaksanaannya, Ujian Komprehensif terdiri dari tiga komponen utama, yaitu Ujian CBT (Computer Based Test), Ujian Amaliyah NU, dan Ujian Baca Kitab.
Komponen pertama adalah Ujian CBT (Computer Based Test). Metode baru ujian berbasis komputer ini bertujuan mengukur wawasan akademik mahasiswa mengenai materi keuniversitasan, kefakultasan, dan keprodian. Melalui sistem CBT, proses evaluasi diharapkan berjalan lebih objektif, efektif, dan terukur. Kisi-kisi materi keprodian juga telah disiapkan sesuai tema-tema ujian masing-masing program studi.
Komponen kedua adalah Ujian Amaliyah NU. Ujian ini bertujuan menilai kemampuan mahasiswa dalam memahami, mengamalkan, dan melestarikan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Mahasiswa diuji dalam praktik ibadah dan tradisi keagamaan khas Nahdlatul Ulama, seperti Tahlil, Qunut, Wirid ba’da sholat rawatib, shalawatan, surat-surat pilihan (surat masyhur), serta hafalan surat pendek.
Melalui komponen ini, kampus ingin memastikan bahwa lulusan UIT Lirboyo Kediri memiliki kemampuan keagamaan yang kuat serta mampu menjadi representasi Islam moderat dan tradisional di tengah masyarakat.
Komponen ketiga adalah Ujian Baca Kitab. Ujian ini difokuskan untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam membaca, memahami, dan menjelaskan isi kitab kuning sebagai bagian dari tradisi akademik pesantren.
Ujian baca kitab menjadi ciri khas penting di lingkungan kampus berbasis pesantren karena tidak hanya menilai kemampuan membaca teks Arab tanpa harakat, tetapi juga pemahaman terhadap kandungan fiqih dan metode berpikir keislaman klasik.
Pelaksanaan Ujian Komprehensif mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa. Banyak peserta memanfaatkan waktu persiapan dengan mengikuti bimbingan, belajar kelompok, serta memperdalam materi yang akan diujikan.




